10 Tujuan Asuransi yang WAJIB Diketahui

09 Mei 2021

Rendahnya literasi dan pemahaman akan kebutuhan asuransi patut menjadi perhatian utama bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan data OJK, penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah yaitu hanya 3,01%. Masih banyak yang belum menyadari tujuan asuransi, padahal manfaatnya sangat penting dalam melindungi diri dari berbagai risiko di masa depan yang dapat mengancam perencanaan keuangan.

Sebagai masyarakat modern yang saling hidup dalam komunitas bersama, kesadaran asuransi juga sepatutnya terus digalakkan dari dini. Dari edukasi level pribadi, tujuan asuransi dapat dicapai untuk kesejahteraan bersama pula. Mari kenali pentingnya tujuan asuransi yang wajib diketahui berikut:

 

1.  Sebagai investasi atas aset tak ternilai

Perlu dipahami bahwa tujuan asuransi tidak bisa dianggap investasi dalam definisi mendapatkan keuntungan kembali. Arti investasi pada asuransi berbeda jika dibandingkan dengan investasi aset berwujud, seperti uang, saham dan sebagainya, dimana nasabah akan mendapatkan imbalan yang nilainya diharapkan melebihi awal modal investasi.

Namun walau tujuan investasi dalam perspektif finansial tidak bisa dikaitkan dengan imbalan langsung, asuransi tetap bisa menjadi investasi paling penting dalam hidup Anda. Dalam hal ini, tujuan asuransi adalah melengkapi kebutuhan investasi tak ternilai atas keberlangsungan hidup Anda, termasuk meliputi segi kesehatan, keselamatan jiwa dan finansial.

Misalnya saja asuransi kesehatan, dimana pihak asuransi akan menanggung biaya pada saat kita mengalami kecelakaan atau penyakit kritis yang mengharuskan perawatan di rumah sakit. Di sini, asuransi mengambil alih tanggung jawab finansial yang dikeluarkan untuk proses penyembuhan Anda. Bahkan bukan tidak mungkin jika asuransi membayarkan tagihan rumah sakit yang lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan premi yang sudah Anda bayarkan.

Contoh selanjutnya untuk tujuan asuransi yang bersifat investasi tidak langsung ada pada produk asuransi jiwa. Jika terjadi kematian pada seseorang, maka asuransi akan membayarkan Uang Pertanggungan kepada ahli waris selanjutnya. Dalam hal ini, Anda sedang berinvestasi pada masa depan keluarga, yaitu pasangan dan anak cucu.

Inilah sebabnya, asuransi tetap bisa dianggap sebagai investasi dalam makna yang lebih mendalam. Tujuan asuransi sebagai investasi lebih besar dari arti ekonomi yang fundamental, karena sudah menyangkut aset yang tidak ternilai jumlahnya.

 

2.  Memperkecil nilai risiko atau pengalihan risiko.

Dalam hidup, setiap orang pasti tidak lepas dari berbagai risiko, seperti risiko kerugian dan kehilangan, risiko kecelakaan, risiko kesehatan dan sebagainya. Berbagai risiko yang mungkin terjadi inipun pasti bisa menyebabkan kekhawatiran atau faktor dalam pengambilan keputusan penting.

Dengan menyadari adanya ancaman bahaya terhadap kesehatan, jiwa atau aset kekayaan Anda, maka sepatutnya setiap orang mencari cara untuk meredam atau memitigasi risiko sedari dini. Di sinilah peran atau tujuan asuransi menjadi cukup signifikan sebagai pengalihan risiko.

Seseorang memang tidak bisa otomatis terbebas dari semua risiko yang ada dalam hidup hanya dengan memiliki asuransi, namun asuransi bisa mengambil alih semua atau sebagian dari beban yang terjadi sekiranya terjadi risiko atas suatu hal. Melalui pembayaran premi yang jumlahnya dapat disesuaikan dengan manfaat dan bujet, maka semua atau sebagian risiko telah beralih atau dibagi dengan perusahaan asuransi.

Ini sebabnya, salah satu tips terbaik saat membeli polis asuransi adalah sesuaikan dengan kebutuhan dan risiko yang dimiliki. Misalnya, jika Anda berusia separuh baya dengan kebiasaan merokok, maka ada baiknya memilih polis asuransi dengan manfaat penyakit kritis untuk mengantisipasi risiko mahalnya tagihan rumah sakit.

 

3.  Jaminan perlindungan risiko di masa depan

Selain pengalihan risiko seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya, ada satu lagi tujuan asuransi yang erat kaitannya dengan risiko yaitu perlindungan di masa depan atau yang bersifat jangka panjang. Dalam kondisi pengalihan risiko, Anda telah berbagi biaya kerugian dengan perusahaan asuransi. Namun selanjutnya, selalu ada potensi terjadi risiko yang sama atau bahkan lebih besar di kemudian hari bukan?

Jadi, selain telah mengalihkan risiko melalui asuransi, tujuan asuransi yang tak kalah penting adalah tetap memberikan perlindungan jangka panjang atau sesuai masa kontrak hingga masa mendatang. Manfaat asuransi tidak akan terhenti setelah terjadi kondisi pengalihan risiko. Contohnya, Anda telah berhasil melakukan klaim pembayaran tagihan rumah sakit pertama kali, maka salah satu tujuan asuransi adalah memproteksi Anda dari kemungkinan pembayaran tagihan rumah sakit di masa-masa berikutnya.

 

4.  Untuk menutup loss of earning power

Definisi earning power mengacu pada kemampuan seseorang dalam menghasilkan sejumlah uang atau pendapatan melalui mata pencahariannya. Sepanjang seseorang masih harus mengandalkan kondisi fisik atau tenaga untuk mendapatkan penghasilan, maka earning power sangat bergantung pada kesehatan atau kondisi fisiknya.

Untuk kasus sakit ringan bagi seorang pegawai swasta, risiko pengurangan pendapatan masih bisa dialihkan ke fasilitas cuti sakit sambil beristirahat sementara waktu hingga kondisinya pulih. Dalam kondisi ini, maka earning power si pegawai swasta mungkin tidak akan berdampak secara signifikan.

Berbeda misalnya jika dalam suatu kondisi dimana dirinya tidak bisa lagi beraktivitas seperti biasanya karena terjadi kondisi sakit atau kecelakaan yang membutuhkan waktu istirahat lebih dari biasanya. Ada kemungkinan terjadinya loss of earning power, dimana perusahaan tempat dia bekerja tidak lagi akan mempekerjakan seseorang yang tidak berperforma.

Di sisi lain, biaya rumah sakit atas perawatan akibat sakit atau kecelakaan tetap harus berjalan. Disinilah tujuan asuransi akan sangat berdampak untuk menutupi biaya-biaya melalui klaim manfaat, contohnya produk asuransi PFI Mega Hospital Investa yang memberikan santunan harian rawat inap ( ICU & NON ICU).

 

5.  Sebagai tabungan dengan fasilitas pengembalian premi

Bagi pemegang polis asuransi yang rutin membayar premi asuransi dan tidak pernah mengajukan klaim, perusahaan asuransi umumnya akan memberikan apresiasi berupa bagi hasil, diskon, atau no-claim bonus. Besaran dari nilai yang dikembalikan pada nasabah atau pemegang polis bervariasi, mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku tentunya.

Sesuai namanya, “bonus” ini bisa menjadi cara menabung yang sangat menguntungkan karena sejatinya Anda telah membayar atas perlindungan yang sudah dijanjikan oleh pihak perusahaan asuransi. Melalui reward ini, pihak asuransi berarti memberikan jaminan ganda, yaitu:

  • Perlindungan sesuai manfaat sekiranya terjadi risiko
  • Pengembalian sebagian nilai premi sekiranya tidak terjadi risiko

Ini adalah situasi win-win yang merupakan salah satu tujuan asuransi yang tidak bisa disepelekan. Anda juga boleh melihat manfaat fasilitas pengembalian premi sebagai cara menabung yang mendisiplinkan Anda, sekaligus mendapatkan ketenangan atas perlindungan yang sudah dijanjikan.

 

6.  Efisiensi yang efektif

Bukan hanya bagi individu, tujuan asuransi berikut manfaatnya juga bisa dirasakan oleh perusahaan. Dengan memiliki asuransi kelompok, sebuah perusahaan bisa mendapatkan beberapa keuntungan seperti:

  • Meningkatkan efisiensi atas tunjangan rumah sakit
  • Meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui akses pelayanan rumah sakit berkualitas
  • Meningkatkan retensi dan produktivitas SDM perusahaan hingga 60%
  • Menghemat biaya pajak
  • Dan sebagainya

Dengan menyediakan asuransi bagi karyawan, pimpinan perusahaan juga bisa semakin fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan target strategis perusahaan. Tujuan asuransi dan manfaatnya berdampak dua arah yang saling menguntungkan hubungan antara pemilik perusahaan dengan stafnya.

 

7.  Mengumpulkan modal atau persiapan dana besar

Bukan rahasia lagi jika produk asuransi juga bisa berfungsi sebagai instrumen investasi dengan fitur unit link. Produk dengan nilai ganda ini menggabungkan antara manfaat perlindungan jiwa dan kesehatan, plus investasi jangka panjang sesuai pilihan pengelolaan dana yang sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan keinginan nasabah.

Ini sebabnya ada berbagai pilihan produk asuransi yang ditargetkan untuk tabungan masa depan, salah satunya asuransi pendidikan anak. Selain untuk anak cucu, fungsi dan tujuan asuransi yang sama bisa diterapkan terhadap gol jangka panjang apapun yang ingin dimiliki. Sebut saja dana pensiun, tabungan untuk aset idaman, dan tabungan masa depan untuk generasi selanjutnya.

Salah satu produk asuransi PFI Mega Life terbaik, Mega Investa Link mempermudah kebutuhan dan tujuan asuransi sebagai wadah pengumpulan modal. Hanya dengan pembayaran premi satu kali saja, Anda dapat menikmati solusi investasi maksimal yang menguntungkan dalam jangka panjang. Biaya lebih ringan dan dapat pula memilih jenis mata uang untuk profit yang kian maksimal.

 

8.  Menjadi instrumen investasi aman jangka menengah

Setelah mengetahui asuransi sebagai produk asuransi jangka panjang, bukan berarti asuransi tidak bisa digunakan sebagai instrumen investasi jangka menengah. Hal ini karena beberapa perusahaan asuransi terpercaya juga telah menyediakan pilihan dana investasi yang sesuai profil risiko Anda.

Sebut saja Mega Prima Link yang tersedia di PFI Mega Life, tersedia hingga 5 jenis dana investasi yang alokasinya berbeda-beda sesuai tingkat ketahanan risiko Anda. Dana Anda akan dikelola secara tepat baik di pasar uang, reksa dana, saham Syariah dsbnya. Dengan demikian, tidak benar jika tujuan asuransi tidak bisa dinikmati oleh pembayar polis atau hanya untuk anak cucu/jangka panjang saja.

Dengan berinvestasi cermat di PFI Mega Life, tujuan asuransi juga bisa untuk investasi aman yang bisa dinikmati tanpa harus menunggu waktu yang sangat lama.

 

9.  Meningkatkan kesejahteraan peserta asuransi

Melalui program BPJS, negara Indonesia hadir sebagai solusi yang menjamin kesejahteraan rakyatnya. Karena kesehatan adalah bekal paling penting bagi sebuah perekonomian negara, maka tujuan asuransi sangat penting demi kesejahteraan skala besar maupun kecil. Hal yang sama juga bisa diterapkan pada asuransi bagi keluarga dan perusahaan yang menjamin kesejahteraan mereka yang telah terlindungi oleh asuransi.

 

10.  Menjadi bukti kelayakan kredit bank

Salah satu persyaratan dalam mengajukan kredit melalui bank adalah memiliki asuransi. Tujuannya antara lain memastikan keberlangsungan pembayaran kredit sekiranya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada aset. Sesungguhnya, tujuan asuransi ini sangat bermanfaat bagi pemilik aset, karena bisa menikmati seluruh manfaat dan memastikan tetap bisa membayar aset sekiranya terjadi kecelakaan atau kematian.

 

Maksimalkan Tujuan Asuransi Dengan PFI Mega Life

Setelah mengetahui tujuan asuransi, setiap orang layaknya menjadikan asuransi sebagai kebutuhan pokok, terutama bagi masyarakat modern yang risikonya relatif lebih tinggi akibat rutinitas sehari-hari.

PFI Mega Life sebagai salah satu perusahaan asuransi Indonesia dapat membantu Anda dan keluarga memaksimalkan tujuan asuransi dengan Asuransi Mega Warisan. Dimulai dari Rp 200 ribu per bulan, Asuransi Mega Warisan akan melindungi pertanggungan jiwa ahli waris hingga 200% jika nasabah mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Asuransi Mega Life telah dirancang sebagai asuransi yang menguntungkan, aman dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Hubungi PFI Mega Life dan jadikan kami sebagai partner terbaik Anda & keluarga.

 

Mau Lindungi Diri dari Penyakit Kritis?

CTA