Apa Itu Reksadana? 5 Pengertian Untuk Para Pemula

09 Mei 2021

Apa Itu Reksadana? 5 Pengertian Untuk Para Pemula

Anda pasti sudah sering mendengar istilah reksadana? Namun sudahkan Anda yakin apa itu reksadana secara jelas? Sebagai salah satu instrumen investasi yang cukup populer dan disukai oleh banyak investor, lebih memahami apa itu reksadana bisa membuka wawasan baru yang mungkin tidak pernah diduga sebelumnya. Baca penjelasan pengertian reksadana secara lengkap berikut ini:

 

Mengenal Ragam Jenis Produk Investasi

Berbicara soal reksadana tentu tidak bisa terlepas dari perannya sebagai salah satu produk investasi yang tersedia. Sebelumnya, harus dipahami dulu bahwa terdapat banyak jenis produk investasi yang bisa dijajaki oleh setiap individu. Bagi masyarakat Indonesia sendiri, ada beberapa instrumen investasi yang paling favorit, antara lain:

  • Deposito berjangka
  • Investasi properti
  • Investasi emas
  • Reksadana
  • Obligasi
  • Saham

Tidak menutup peluang, berbagai jenis produk investasi yang bermunculan akan semakin bertambah dan peminat dari kalangan Indonesia juga terus bertumbuh.

 

Pengertian Reksadana dan Mengintip Popularitasnya

Menurut OJK, reksadana (Mutual fund) adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi, untuk kemudian diinvestasikan ke dalam surat berharga seperti : saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.

Investasi reksadana adalah salah satu yang paling populer dan ramai peminat. Ini erat kaitannya dengan aksesnya yang sangat praktis, dapat dibeli dan dijual sewaktu-waktu setiap hari, serta transparan dan likuid. Tak lupa, reksadana juga mudah dikelola mengingat adanya manajer investasi sebagai manajer atau ahlinya dalam memastikan kinerja reksadana yang maksimal.

Dilansir dari situs resmi Bareksa, jumlah Investor Reksadana Tembus 1,71 Juta per Akhir November 2019. Jumlah itu melesat 71,27 persen dari posisi akhir 2018 sebanyak 995.510 investor dan diperkirakan akan terus bertambah seiring bertambahnya jumlah manajer investasi yang terus bertambah konsisten dari tahun ke tahun.


5 Pengertian Reksadana Bagi Pemula

Bagi para investor pemula yang tertarik mendalami apa saja reksadana, cukup simak pengertian reksadana berikut supaya tahu cara memaksimalkannya:

1.  Reksadana adalah instrumen investasi yang tidak butuh modal besar

Apa Itu Reksadana? 5 Pengertian Untuk Para Pemula

Para pemula bisa mulai menikmati apa itu reksadana dengan menyisihkan uang sebesar Rp 100.000 per bulannya. Selain angka yang tidak perlu banyak, kinerja reksadana di tangan manajer investasi yang tepat akan mampu memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk perbankan serta memberikan kemudahan bagi para pemula.

Dengan ilustrasi menyisihkan Rp 100.000/ bulan, maka dalam kurun waktu 5 tahun total nilai Rp 6 juta tersebut bisa dikembangkan menjadi lebih dari angka awal tersebut, sesuai dengan keuntungan hasil investasi yang didapatkan. Hal ini karena modal Anda akan diinvestasikan secara cermat ke produk-produk reksadana yang tepat, sesuai porsi modal yang ada.

Dengan asumsi kenaikan 8-10% per tahun atau lebih, maka akumulasi dari modal reksadana yang minim berpotensi mendatangkan profit yang maksimal. Dengan catatan rutin menyisihkan tabungan dengan nilai yang lebih, maka reksadana juga bisa semakin cepat berkembang.

2.  Reksadana adalah instrumen investasi yang lebih praktis

Apa Itu Reksadana? 5 Pengertian Untuk Para Pemula

Dibandingkan dengan instrumen investasi lain, misalnya saham, reksadana lebih praktis karena Anda akan dibantu oleh manajer keuangan yang telah berpengalaman di bidangnya. Setelah Anda membeli reksadana melalui platform reksadana online atau langsung dari Manajer Investasi melalui bank atau institusi yang terdaftar di OJK, maka dana akan diinvestasikan secara strategik ke berbagai porsi, misalnya saham, obligasi dan instrumen pasar uang lainnya.

Disini, Manajer Investasi yang akan mengelola sesuai jenis reksadana yang sudah Anda pilih. Manajer Investasi juga akan membuat keputusan untuk menjual atau melepas instrumen investasi sesuai kondisi pasar, kemudian melaporkan hasil investasi sesuai pengelolaan. Anda sebagai nasabah reksadana akan diuntungkan oleh berbagai kemudahan ini yang pastinya tidak selalu tersedia di instrumen investasi lainnya.

3.  Reksadana memiliki banyak jenis turunan

Apa Itu Reksadana? 5 Pengertian Untuk Para Pemula

Produk reksadana sendiri terdiri dari banyak jenis turunan yang berarti semakin pilihan yang bisa disesuaikan dengan profil risiko masing-masing orang. Secara umum, reksadana terdiri dari 4 yaitu :

  • Reksadana Pasar Uang (Money Market Fund)

Reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang melakukan investasi pada jenis instrumen investasi pasar uang dengan masa jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Bentuk instrumen investasinya dapat berupa time deposit (deposito berjangka), certificate of deposit (sertifikat deposito), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan berbagai jenis instrumen investasi pasar uang lainnya.

Produk reksadana ini cocok untuk investor pemula karena bertujuan menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Risikonya relatif paling rendah dibandingkan reksadana jenis lainnya.

  • Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund)

Reksadana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi. Sedangkan sisanya bisa dialokasikan ke instrumen yang lebih agresif lainnya namun masih terkendali.

Untuk jenis reksadana ini, tujuannya adalah untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil dan cocok untuk jangka waktu menengah. Risikonya relatif lebih besar daripada reksadana pasar uang.

  • Reksadana Campuran (Balance Mutual Fund)

Reksadana campuran adalah jenis reksadana mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi.

Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan tetap.

  • Reksadana Saham (Equity Fund)

Reksadana saham adalah jenis reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dari reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang paling tinggi.

4.  Reksadana bekerja dengan cara verifikasi investasi

Apa Itu Reksadana? 5 Pengertian Untuk Para Pemula

Walaupun komposisi reksadana terdiri dari berbagai aset yang berbeda, namun investor tetap bisa melakukan status verifikasi akun karena telah didukung oleh Bareksa dan OJK. Transparansi status reksadana dapat diakses secara resmi di website Bareksa dan Akses KSEI ( Kustodian Sentral Efek Indonesia). Setiap konfirmasi transaksi akan dihubungkan ke email pribadi Anda

5.  Reksadana mirip dengan deposito bank

Apa Itu Reksadana? 5 Pengertian Untuk Para Pemula

Sejatinya, deposito dan reksadana adalah wadah menghimpun dana agar dapat meraup nilai pengembalian yang menguntungkan. Keduanya hampir sama dari segi risiko yang rendah, tergantung dari jenis reksadana yang dipilih. Pada deposito perbankan, maka Anda mempercayakan dana kepada lembaga keuangan yang dipilih dengan nilai pengembalian fix selama jangka waktu tertentu.

Sedangkan pada reksadana, Anda juga mempercayakan modal kepada manajer Investasi agar bisa dikelola dengan nilai pengembalian yang rata-rata hampir sama, sesuai dengan jenis reksadana yang dipilih.

 

Mulai Reksadana Dengan Bijak di PFI Mega Life

Kunci dari memulai perjalanan investasi reksadana selalu dimulai dari perusahaan keuangan yang terpercaya. Selalu pastikan kinerja reksadana secara maksimal dengan memilih Manajer Investasi yang terpercaya dan memiliki track record perusahaan yang baik.

 

Mau Lindungi Diri dari Penyakit Kritis?

CTA